Diskusikan Masa Depan Keuangan Syariah Pasca Merger 3 Bank Syariah

Blog Single

Pasca mergernya 3 bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Bank BRI Syariah, Bank BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri menjadi Bank Syariah Indonesia menjadi topik terhangat yang tengah diperbincangkan. Dilansir dari kompas.com Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut, mergernya ketiga bank tersebut mampu menumbuhkan ekonomi syariah di Indonesia sekaligus menciptakan rantai produk halal di dalam negeri.

Atas dasar tersebut Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)IAIN Kudus mengadakan diskusi akademik yang bertemakan “Masa Depan Keuangan Syariah Setelah Merger 3 Bank Syariah” yang diselenggarakan secara virtual melalui zoom meeting pada Selasa (05/01/2021).

Diikuti oleh 83 peserta diskusi ini dibuka oleh Dekan Febi Dr. Supriadi, M.H. dengan menghadirkan Budi Sukardi, S.E.I, M,S,I Kepala Prodi Perbankan Syariah IAIN Surakarta sebagai narasumber.

Dalam sambutanya Supriadi menyampaikan bahwa tujuan diskusi ini untuk meningkatkan budaya akademik dosen dan mahasiswa mengenai isu terkini yaitu Merger Bank Syariah.

“Dengan kehadiran Kaprodi Perbankan Syariah IAIN Surakarta sebagai pembicara harapannya kita mampu memperoleh ilmu sekaligus menjalin kerjasama dengan IAIN Surakarta” tegasnya.

Sependapat dengan Dekan FEBI IAIN Kudus, Budi menyampaikan IAIN Surakarta bukanlah pesaing melainkan partner dalam pengembangan keilmuan.

“Prodi Perbankan Syariah mencetak Praktisi Bank Syariah yang handal maka perlu adanya kajian ilmu mengenai isu terkini” katanya.

Dalam diskusi tersebut Budi menyampaikan materi terkait urgensi merger 3 bank syariah dan tantangan Bank Syariah ke depannya. Apalagi masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim dan menjadi Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Dunia, harusnya dapat menjadi pusat keuangan syariah dunia.

“Dengan adanya merger ini harapannya dapat memberikan dampak yang besar karena jumlah modal yang tersedia sudah dapat masuk kategori bank BUKU 4 yaitu Bank yang dapat beroperasi pada skala internasional” terangnya.

Penulis: Hani

Editor: Yusi

Humas IAIN Kudus

Share this Post:

Related Posts: