Pesan Menag Pada Peserta PBAK IAIN Kudus 2020

Blog Single

PBAK IAIN Kudus 2020 dilaksanakan secara daring selama tiga hari mulai Sabtu hingga Senin (5-7/09/2020). Dalam acara pembukaan diputarkan video sambutan Menteri Agama Republik Indonesia  Jenderal (Purn) Fachrul Razi untuk mahasiswa baru. 

Dalam sambutannya Fachrul Razi  menyampaikan bahwa predikat yang diporoleh sebagai mahasiswa harus meningkatkan cara pandang dan pola pikir, serta mampu melaksanakan perannya sebagai  The agent of intellectual, The  agen of development, dan The agent of social change.

" Peran ini nantinya akan kalian jalani. Seorang intelektual yang akan selalu gelisah jika melihat kondisi sosial yang timpang. Melalui kepekaan nurani dipadukan dengan intelektual akan terpanggil dalam melakukan perbaikan” ungkapnya.

Sebagai mahasiswa PTKI harus berada di garda terdepan untuk menjaga Pancasila, Bineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 dengan sebaik-baiknya. Memadukan dalil agama dan aturan perundang-undangan serta tanggung jawab sebagai anak bangsa bagi Indonesia yang maju, kuat, dan sejahtera.

“Sebagai mahasiswa PTKI Harus menjadi pencerah dan pemandua arah bagi pemahaman keagaamaan yang cenderung mengedepankan cara kekerasan, kurang menampilkan wajah islam yang moderat, islam harus tampil lagamnya yang rahmatan lil’alamin, melindungi dan mengayomi anak bangsa, bahkan dalam tata pergaulan global.

Menteri Agama ini menuturkan ada beberapa pesan bagi mahasiswa baru sebagai bekal menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Pertama, Gunakan kesempatan menimba ilmu dengan sebaik-baiknya, dengan terus belajar, jangan biarkan sejengkal waktu jeda untuk membaca, menimba pengalaman, merawat pergaulan, dan mengasah hati dan pikiran untuk kepedulian sosial.

Kedua, jadilah duta moderasi beragama. PTKI dibagun untuk mengembangkan visi keagaman yang inklusif, damai dan tolerat. Kurikulum PTKI memadukan agama dan sains, antara agama dan kebangsaan, modern dan tradisional.

“Antara ke-islaman dan ke- Indonesiaan sama- sama penting, tidak perlu dipertentangkan, karenanya profil Ptki adalah sarjana yang komitmen untuk mencintai islam sekaligus mencintai Indonesia” tegasnya. 

Ketiga,  harus bangga menjadi mahasiswa PTKI, karena di kampus PTKI diajarkan kemanusiaan yang paripurna/ insan kamil, sains dan  teknologi, sosial dan humaiora dikaji dengan mendalam, dan saat yang sama diajarkan keagamaan.

 

Keempat,   berusahalah menjadi mahasiswa yang kreatif dan inovatif, jangan hanya mengandalkan apa yuang tertulis/diajarkan di kurikuklum. Dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan untuk mengasah  kemampuan leadership, bakat muinat, serta semangat kepedulian sosial.

Kelima, isilah dunia maya anda dengan konten – konten atau narasi yang menyejukan, mencerahkan dan berdimensi membangun kemajuan.“ Media sosial yang anda punya harus menampilkan wajah  mahasiswa PTKI yang tawaddu seperti yang diajarkan pada kitab ta`lim muta`allim” pungkasnya. (Yusi-Humas IAIN Kudus)

Share this Post:

Related Posts: