Gelar Wisuda Online, Berikut Pesan Rektor IAIN Kudus

Blog Single

Adanya pandemi corona memaksa penyelenggaran wisuda periode Juni 2020 dilaksanakan berbeda dari periode sebelumnya. Situasi ini mengharuskan IAIN Kudus bisa survive dan beradaptasi sehingga wisuda dilakukan secara online. Wisuda Blended program sarjana ke-27  dan program pascasarjana ke-9 IAIN Kudus diadakan  di Aula Lantai III Gedung Rektorat pada sabtu (26/06/2020).

IAIN Kudus mewisuda 376 mahasiswa, dimana 19 wisudawan terbaik menjalani prosesi secara langsung dan sisanya mengikuti melalui sambungan zoommeeting dan live streaming youtube. Hal ini dimaksudkan untuk menerapkan  social distancing ditengah pandemi.

Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M. Ag. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa para wisudawan harus menyiapkan diri dalam menjalani masa perubahan ini.

“Menghadapi tantangan ketidakpastian ditengah pandemi ini  sanggatlah diperlukan komponen mendasar, terdapat tiga komponen untuk mewujudkannya” ungkapnya.

Yang pertama adalah karakter/akhlak. Ada dua macam karakter yaitu moral dan kinerja. Moral (iman, takwa, jujur, rendah hati) dan yang kedua kinerja (kerja keras, ulet,tangguh , tak mudah menyerah, tuntas).

“Dan moral ini komponen mendasar yang harus dimiliki” tegasnya.

Yang kedua adalah kompetensi. Ada 4 kompetensi yang sekiranya harus dimiliki yaitu kritis, kreatif, komuikatif, dan kolaboratif. Dan yang terakhir yang harus dimiliki adalah literasi atau keterbukaan wawasan. Minimal meningkatkan literasi literasi baca. ­­Selanjutnya literasi budaya, literasi teknologi, dan literasi keuangan.

“Ketiga komponen tersebut juga disebut proyeksi kebutuhan masa depan pendidikan kita. Jika kita tidak mempersiapkan dari sekarang maka kita akan gelisah dengan masa depan kita, karena kita tidak siap dengan perubahan yang ada didepan kita” ujarnya.

Tak hanya itu, Rektor IAIN juga membagikan  kunci mencapai kesuksesan. Yaitu dengan mematuhi dan menembangakan kedua orang tua.

“Jika telah meninggal dunia, doakan pada setiap sholat, bagi yang masih hidup jangan pernah buat mereka menanggis. Kalau saudara mau sukses, jalan hidup saudara lancar ingat kata-kata saya jangan pernah menyakiti hati kedua orang tua kalian” sambungnya. (Yusi-Humas IAIN Kudus)

Share this Post:

Related Posts: