Normal Baru, IAIN Kudus Gelar Wisuda Daring

Blog Single

Semenjak anjuran Normal Baru yang diprogramkan pemerintah dimana kegiatan keramaian masih dibatasi sehingga di tengah pandemic corona ini IAIN Kudus menyelenggarakan Wisuda secara daring dan dengan menerapkan protokol kesehatan. Wisuda ke-27 program sarjana dan Wisuda ke-9 program pascasarjana IAIN Kudus tahun 2020 dilaksanakan di Aula Lantai III Gedung Rektorat pada sabtu (26/06/2020).

Dalam rangka menghindari kerumunan, wisuda kali ini hanya menghadirkan perwakilan wisudawan berjumlah 19 yang merupakan wisudawan terbaik dari masing-masing program studi. Sedangkan peserta lainnya mengikuti prosesi secara online. Dengan jumlah wisudawan sebanyak 476,  dengan rincian Fakultas Tarbiyah sebanyak 195 wisudawan, Fakultas Syariah sebanyak 23 wisudawan, Fakultas Ushuluddin sebanyak 31 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam sebanyak 56 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 136 wisudawan, dan Pascasarjana sebanyak 35 wisudawan.

Rektor IAIN Kudus  Dr. H. Mudzakir, M.Ag. menyampaikan bahwa tahun ini terdapat penurunan jumlah wisudawan dibandingkan sebelum ada pandemik corona.

“Sekitar 50 persen penurunannya. Biasanya 1.300 wisudawan, periode kemarin saja ada 1.100 wisudawan. Penurunan ini karena banyak hal, proses pembelajaran belum bisa normal, proses skripsi tesis juga belum normal sehingga terjadi penurunan yang signifikan," ungkap Mudzakir

Meskipun demikian, kesakralan prosesi wisuda tetap ada. Tahapan wisuda juga seperti biasa. Tak hanya itu, mahasiswa yang menjalani wisuda di rumah tetap mengenakan toga.

"Kesakralan, ya kita penuhi tahapannya sehingga rasa wisuda yang sakral bagi mereka tetap ada. Kita berikan kesempatan juga untuk yang di rumah tetap menggunakan toga supaya terasa sedang di wisuda begitu," tandas Mudzakir.

Wakil Rektor I Dr, H. Supa’at, M.Pd. menambahkan bahwa penurunan jumlah wisudawan yang terjadi kali ini dikarenakan ada perubahan pelayanan menjadi online. Sehingga akses mahasiswa untuk melaksanakan bimbingan menjadi terbatas dan terkadang mengalami kendala dari segi jaringan internet.

“Semester ini kami akan memberikan pelayanan kepada mahasiswa untuk bisa ke kampus secara terbatas khusus untuk yang menjalani tugas akhir. Harapannya agar tidak terjadi penumpukan wisudawan di Juni 2021” sambungnya.

Salah satu wisudawan dari program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Lutfi Fitriani Cahyaningrum menyatakan senang  dan sedih. Senangnya karena sudah diwisuda, meski dilakukan secara daring.

 

“Sedihnya tidak bisa ketemu teman–teman dan tidak bisa seperti kakak saya dulu waktu wisuda diantar dan didampingi sama keluarga wisuda di kampus. Tapi ya alhamdulillah masih bisa wisuda untuk tahun ini,” ucap gadis asal Purwodadi itu. (Yusi-Humas IAIN-Kudus)

Share this Post:

Related Posts: