Loading...

Link & Aplikasi

    

Sosialisasikan PMB, IAIN Kudus Kumpulkan Guru BK 4 Kabupaten

Blog Single

Bertempat di  Aula Lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Kudus, IAIN Kudus menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Teknis Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) SPAN PTKIN 2025. Acara ini dihadiri oleh guru Bimbingan Konseling (BK) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) dari empat kabupaten, yakni Kudus, Demak, Pati, dan Jepara.

Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Kudus, Prof. Dr. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya sinergi antar lembaga untuk mencapai kemajuan bersama. “Lembaga apapun tidak akan bisa berdiri sendiri-sendiri. Agar bisa besar dan berkembang, tentu harus bekerja sama, berkolaborasi, saling mendukung, dan saling melengkapi. Kita bersama-sama, dalam konteks ini, menyiapkan SDM yang handal sesuai tugas pokok, fungsi, dan level pendidikan masing-masing,” ungkapnya.

Rektor IAIN Kudus juga memberikan apresiasi kepada para guru BK atas peran strategis mereka dalam mendukung suksesnya penerimaan mahasiswa baru. “Kehadiran Bapak dan Ibu guru BK sangat berarti bagi kami. Kami berharap informasi yang disampaikan hari ini dapat diteruskan kepada siswa-siswi agar mereka memahami jalur masuk, keuntungan yang ditawarkan, dan peluang beasiswa yang tersedia di IAIN Kudus,” tambahnya.

Rektor juga menginformasikan bahwa saat ini IAIN Kudus sedang dalam proses transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). “Mohon doa dari semua pihak, semoga Perpres transformasi IAIN menjadi UIN segera terbit. Kami berharap, sebelum proses SPAN selesai, status ini sudah berubah menjadi UIN, yang tentu akan semakin mendongkrak daya saing dan penerimaan mahasiswa baru kita,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Ihsan, M.Ag., menjelaskan bahwa kuota penerimaan mahasiswa baru IAIN Kudus tahun ini sebanyak 3.240 mahasiswa, dengan 60% kuota dialokasikan melalui jalur SPAN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional). “Dalam hal ini, kehadiran para guru BK sangat penting untuk memfasilitasi siswa agar bisa mendaftar dan diterima di IAIN Kudus,” tegasnya.

Prof. Ihsan juga memaparkan bahwa IAIN Kudus saat ini memiliki 26 program studi di 5 fakultas serta 7 program studi pascasarjana, termasuk program doktor. “Prodi yang kami tawarkan adalah prodi unggulan, di mana terdapat 14 prodi yang telah terakreditasi Unggul dan 1 prodi terakreditasi A. Kami juga mengundang Bapak dan Ibu guru untuk melanjutkan studi di IAIN Kudus, baik di program magister (S2) maupun doktor (S3),” jelasnya.

Dalam sosialisasi ini, disampaikan pula berbagai informasi penting, antara lain:

  1. Penjelasan PMB IAIN Kudus oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan.
  2. Pembahasan Jalur Pendaftaran dan Keuntungan Tiap Jalur PMB oleh Kepala Pusat Informasi PMB.
  3. Penjelasan Program Beasiswa oleh Kepala Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan.
  4. Teknis Pengisian PDSS oleh perwakilan Tim Informasi dan Pengolahan Data (TIPD).

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, dan bagi guru BK mengalami kendala peserta dipersilakan menggunakan lab. Komputer di mana peserta dapat bertanya langsung kepada narasumber terkait berbagai hal teknis maupun strategis mengenai PMB. Melalui kegiatan ini, IAIN Kudus terus berupaya membangun kolaborasi yang solid untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Share this Post:

Galeri Photo