Pembukaan PWN PTK 2021 Palembang

Blog Single

Palembang - Pembukaan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan
(PWN PTK) ke-15 di Jakabaring Sport Center (JSC) Kota Palembang dibuka dengan
menyalakan api unggun virtual oleh menteri agama Yaqut Cholil Qoumas, didampingi Wakil
Gubernur Sulawesi Selatan Mawardi Yahya, Sekjen kemenag Prof. Dr. Nizar, M.Ag serta Dirjen
Pendis Prof. Muhammad Ali Ramdhani, M.T. (Kamis,11/11)
Mengusung tema “Konsisten dalam Moderasi Beragama, Berkarya Untuk Bangsa” event ini
diselenggarakan di UIN Raden Fatah Palembang sebagai tuan rumah, dan kegiatan
dilaksanakan di tiga tempat yakni Jakabaring Sport City, Kampus UIN Raden Fatah Palembang
dan Lokasi Bhakti di sekitar Kota Palembang.
Dalam sambutannya Menag Menyampaikan melalui perhelatan ini diharapkan mampu menjadi
jembatan transformasi karakter bangsa, transformasi teknologi digital dan transformasi
intelektual di tengah perubahan kelembagaan STAIN menjadi IAIN dan IAIN menjadi UIN.
"Saya juga berharap melalui PWN PTK ini menjadi tolok ukur sejauhmana PTK berhasil
melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka, di tengah masyarakat yang berubah. Munculnya
generasi milenial, kelompok menengah dan urban, harus dipahami sebagai peluang sekaligus
tantangan bagi perguruan tinggi." ungkapnya.
Diikuti oleh 58 Perguruan Tinggi Keagamaan dan 1.176 peserta luring-daring, Menag Yaqut
juga meminta pramuka bisa menjadi rumah bersama generasi muda milenial yang moderat.
“Dalam perspektif kementerian keagamaan tentu melalui pengarusutamaan moderasi
beragama, pemahaman agama yang inklusif, toleran dan damai menjadi keniscayaan di tengah
pluralitas bangsa” pungkasnya.
Dalam laporan Dirjen Pendis Prof. Muhammad Ali Ramdhani, M.T. acara ini akan
berlangsung selama 6 hari dari tanggal 9 s.d 14 November 2021 diselenggarakan dengan
system Blanded Camp yaitu kegiatan yang dilaksanakan dengan perpaduan kegiatan Daring
dan Luring, dengan UIN Raden Fatah sebagai tuan rumah . Terkait hal tersebut, Ali juga
menyatakan bahwa event ini menerapkan prokes dengan ketat
“Secara khusus kami laporkan, bahwa kegiatan PWN PTK XV 2021 menerapkan mitigasi covid
dan protokol kesehatan yang ketat, dengan kontrol aplikasi PWN PTK” katanya.
Dalam event ini juga ada Pemecahan Rekor Dunia berupa pengumpulan Pantun Moderasi
Beragama terbanyak yaitu sebanyak 32.000 pantun, yang dicatat dalam Museum Rekor
Dunia Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi kementerian agama dan PTK sebagai garda
depan mengawal moderasi beragama. Nilai dan makna inilah yang harus diutamakan
kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat luas akan pentingnya moderasi” ujarnya
Disisi lain, Wakil Rektor III IAIN Kudus, Dr. H. Ihsan, M.Ag mengapresiasi kinerja dan
sambutan panitia PWN-PTK tahun ini. Beliau berharap mahasiswa IAIN Kudus dapat
mengikuti seluruh rangkaian acara dengan seksama.
“Hal penting yang perlu diperhatikan dan diikuti oleh semua peserta PWN PTK ini adalah
nilai dan makna yang terkandung dalam tema meneguhkan konsistensi moderasi
beragama, berkarya untuk bangsa” ungkapnya.
Pada event ini IAIN Kudus mengirimkan kontingen racana Sunan Kudus dan Robiah Al
Adawiyyah sebanyak delapan mahasiswa dan dua pendamping yang hadir secara luring, serta 12 mahasiswa yang hadir secara daring. (Usi/ Yusi)

Share this Post:

Related Posts: