Sampaikan Nilai Moderasi Beragama, Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus Ciptakan Puzzle Etnomatematika

Blog Single

Kudus - Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus berhasil menciptakan permainan edukatif  berupa puzzle etnomatematika. Karya tersebut merupakan salah satu hasil dari program kerja yang di buat oleh Tim KKN-IK Loram Kulon.

Koordinator Desa Loram Kulon sekaligus penggagas permainan edukatif tersebut Najib Iqom El Hikam mengatakan,  dari program kerja ini, mahasiswa berhasil membuat produk inovasi, berupa permainan puzzle etnomatematika. 

“Puzzle etnomatematika ini di desain secara khusus sebagai upaya penyampaian nilai moderasi beragama lewat matematika. Etnomatematika sendiri merupakan pengaitan ilmu matematika dengan kebudayaan. Dengan adanya penggunaan Etnomatematika dalam pembelajaran matematika akan menambah kemampuan matematika pada anak usia sekolah dasar meliputi kemampuan memahami konsep matematika, kemampuan berhitung dan kemampuan pemahaman masalah” jelasnya.

Dimana objek kebudayaan yang ditampilkan adalah menara Kudus dan masjid agung Demak. Alasan memilih dua objek kebudayaan tersebut karena telah dikenali oleh masyarakat umum utamanya masyarakat lokal Jawa Tengah. Dua bangunan  tersebut juga dijadikan sebagai sarana penyampaian nilai moderasi beragama. Tak hanya penyampaian moderasi beragama, siswa juga diajarkan rumus dan implementasi bangun datar dalam dua bangunan bersejarah tersebut. 

Dengan begitu, puzzle etnomatematika tersebut sangat berguna bagi siswa. Baik yang sudah mahir maupun yang baru belajar. Puzzle etnomatika yang diciptakan tersebut dikhususkan pada materi Bangun Datar. Puzzle etnomatematika tersebut dilengkapi dengan visual gambar warna-warni sehingga memunculkan kesan menarik perhatian siswa. Puzzle tersebut hanya berasal dari kertas yang mudah dicetak dan tidak terlalu mahal dalam pembuatannya.

 “Kami ingin terus mensosialisasikan moderasi beragama dengan hal yang menarik. Dan kami juga akan terus kembangkan puzzle Etnomatematika ini lebih bagus lagi. Hal ini relevan dengan tagline LPPM IAIN Kudus yang mengusung tema moderasi beragama pada KKN-IK tahun ini” imbuh Kordes Loram Kulon.  

Kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Penerapan Moderasi Beragama dalam Materi Bangun Datar berbasis Etnomatematika“ ini diikuti siswa kelas 6A dan 6B di MI NU Miftahul Ulum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi, hal itu bertujuan agar lebih kondusif dan tidak terlalu ramai. Dengan begitu siswa dapat lebih memahami dan terfokus apa yang telah diterangkan oleh tim KKN-IK IAIN Kudus. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi moderasi beragama tersebut dengan pendekatan Etnomatematika. Dengan cara tersebut siswa lebih mudah dalam memahami bangun datar. 

Rukhaini Fitri Rahmawati, M.Pd.I. selaku DPL KKN-IK Loram Kulon mendukung program yang dilaksanakan oleh tim. Menurutnya hal yang menarik adalah sasaran pengenalan nilai-nilai moderasi beragama yang dipilih oleh mahasiswa yakni usia anak-anak di usia MI dan pembelajaran yang diberikan juga tidak klasikal seperti pengajian atau penyuluhan, tapi mereka langsung mengintegrasikan pengenalan nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran lewat puzzle etnomatematika.

“ Nah jadi kita bisa melihat bahwasanya agama itu bisa masuk ke semua ini ya kan, kemudian pengenalan kepada moderasi agama itu tidak harus menunggu sampai apa sudah dewasa seperti tapi memang sedari kecil sudah bisa belajar dewasa anak-anak ini bisa menjadi lebih moderat membangun kerukunan beragama” pungkasnya.

Mohammad Dzofir, Ketua LPPM IAIN Kudus, mengapresiasi produk inovasi peserta KKN IK berupa Puzzle Etnomatematika. Permainan edukatif ini sudah tentu akan  memberikan kontribusi yang besar dalam upaya edukasi nilai moderasi beragama kepada anak.

Lebih jauh, karya ini adalah salah satu bentuk kreativitas mahasiswa yang harus selalu kita dorong dan fasilitasi agar terus berkembang.

Desain KKN IK IAIN Kudus dirancang untuk mendorong mahasiswa melakukan berbagai program pengabdian kepada masyarakat berbasis pada kompetensi program studi. Melalui kegiatan KKN IK, mahasiswa memperoleh pengalaman bersosialisasi dengan masyarakat sekaligus mengembangkan daya inovasi dan kreativitasnya untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.



Penulis:  Najib Iqom El Hikam

Editor : Yusi

Share this Post:

Related Posts: