Dalam Rangka Hari Jadi Kota Kudus dan WDC Mahasiswa KKN IK IAIN Kudus Adakan Aksi Bersih Bersih

Blog Single

Pemerintah Desa Janggalan berkolaborasi dengan peserta KKN IK IAIN Kudus mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati World Clean Up Day dan Hari jadi Kota Kudus ke-472 pada Minggu 19 September 2021. Sejak Sabtu malam, Pemdes Janggalan, peserta KKN IK dan warga Janggalan membuat mural di sepanjang tembok gang Pondok Kaligawen. Pagi Harinya mereka melanjutkan kegiatan kerja bakti di seluruh wilayah Desa Janggalan dengan titik focus membersihkan area calon wisata Kaligawen.

            Abdul Jalil, selaku Dosen Pendamping Lapangan KKN-IK Desa Janggalan ikut serta dalam acara tersebut. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Ibu Hj. Mawar Hartopo, Istri Bupati Kota Kudus.

Bapak Noor Azis sebagai kepala Desa Janggalan meyampaikan kegiatan bersih-bersih ini selain dalam rangka menyemarakkan World Clean Up Day dan Hari Jadi Kota Kudus, juga menjadi salah satu langkah awal dalam mempersiapkan Desa Wisata Janggalan. ibu Hj. Mawar Hartopo sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, sekaligus mensuport penuh terwujudnya program ini. Beliau sangat optimis, bahwa desa Janggalan mampu melestarikan kembali nilai-nilai budaya para leluhur kita. Muhammad Saifudin selaku koordinator kelompok KKN-IK IAIN Kudus Desa Janggalan mengatakan bahwa “kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan salah satu langkah nyata untuk menjadikan Desa Janggalan menjadi Desa Wisata. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan adanya potensi wisata yang ada di Desa Janggalan yang didalamnya merupakan budaya inti Menara Kudus. Janggalan tampil sebagai monitor lahirnya kota lama yang dikenal dengan Kudus “Jerusalem Van Java”.  

Purnawirawan, selaku Ketua WDC, sangat mengapresiasi kegiatan Resik-Resik Kampung yang diadakan oleh Pemerintah Desa Janggalan bersama para mahasiswa KKN IK IAIN Kudus. Lingkungan yang bersih bukan hanya sebuah aspirasi, tapi perlu tindakan. Dan dunia bisa diubah dengan contoh dari kita, bukan dengan pendapat kita. Karena itu kita mesti bergerak bersama untuk mewujudkan bumi yang bersih.

Sebagai bentuk dukungan dari IAIN Kudus Mohammad Dzofir, selaku ketua LPPM turut hadir dalam kegiatan bersih-bersih Desa Janggalan. Dzofir merasa bangga dengan sinergitas yang dibangun peserta KKN IK dengan pemerintah desa dan warga desa Janggalan. Dzofir berharap mahasiswa dapat menimba pengalaman sekaligus melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat secara optimal. Kreatifitas mahasiswa sebagai generasi milenial yang melek IT dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan beragam potensi yang ada di masyarakat.

            Pelaku  UMKM Desa Janggalan juga ikut memeriahkan kegiatan World Clean Up Day dengan membuat mini stand di area rumah adat Kudus milik Bapak H. Mudrik (alm). Diantaranya ada stand bordir, batik Janggalan, mukena ihram, minuman tradisional, dan beberapa makanan khas kota Kudus yang cukup langka untuk dijumpai. (Muhammad Saifuddin)

 

Share this Post:

Related Posts: