Adakan Rapat Terbatas, IAIN Kudus Bahas Munaqosah Hingga Wisuda Secara Daring

Blog Single

Perpanjangan masa kuliah melalui daring (dalam jaringan) yang semula hanya sampai 1 April 2020 kini diubah hingga akhir semester genap tahun akademik 2019/2020. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Rektor IAIN Kudus nomor 11 tahun 2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang tindak lanjut kebijakan akademik dan non-akademik pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan IAIN Kudus.

Ditengah situasi seperti ini IAIN Kudus mengadakan rapat terbatas yang hanya dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana,  Wakil Dekan dan Kasubbag Akademik di Ruang Meeting Lantai 2 Gedung Rektorat pada Senin (30/03/2020).

Rapat ini membahas beberapa permasalahan yang muncul setelah diberlakukannya pembelajaran dan pelayanan melalui daring.  Rektor IAIN Kudus, Dr. H. Mundakir, M.Ag menyampaikan bahwa dalam pembelajaran online aplikasi yang digunakan dosen tidak perlu diseragamkan. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa untuk memperlancar pembelajaran secara online.

Adapun beberapa kegiatan yang terhambat karena adanya pandemic corona ini seperti pelaksanaan KKN, munaqosah hingga wisuda akan diberlakukan secara daring.

“Jika situasi darurat seperti ini, tidak memungkinkan jika dilaksanakan secara langsung atau tatap muka, maka akan kami siapkan SOP pelaksanaannya” ujarnya.

Berkaitan dengan pelaksanaan KKN tahun ini mungkin akan dirasa berat karena akan diformat menjadi relawan darurat Covid-19. Selain itu kegiatan yang terkait dengan covid-19 bisa dikonversikan dengan mata kuliah dengan bobot SKS tertentu.

Menanggapi hal terkait SOP penyelenggaraan sidang skripsi dan tesis  Wakil Rektor I Dr. H. Supaat, M.Pd. menambahkan bahwa semuanya harus tanpa melalui proses tatap muka. Untuk pengumpulan data tugas akhir atau skripsi bagi mahasiswa yang belum turun ke lapangan bisa diubah menjadi library research.

“Pembimbingan skripsi dilakukan melalui daring, dengan tidak mengkondisikan mahasiswa untuk bertemu, kemudian persetujuan dosennya juga melalui daring. Begitu pula saat mendaftar ujian skripsi, mahasiswa daftar secara online dan saat presentasi ujian skripsi dan tesis juga melalui online, segera akan diterbitkan SK Rektor tentang Pedoman Penunjukkan, Pembimbingan  dan Ujian Skripsi/Tesis Online ” ujarnya.

Adapun model presentasinya terdapat 3 alternatif yaitu  in absentia penuh, video rekam presentasi (telepon langsung), dan ketiga video call.

“Jika melihat situasi ke depan masih tidak memungkinkan, maka wisuda periode Juni ini hanya akan diberikan ijazah secara daring yang dilaksanakan sesuai jadwal wisuda yang telah ditentukan dalam Kalender Akademik IAIN Kudus” pungkasnya.(Yusi-Humas IAIN Kudus)

Share this Post:

Related Posts: