Tingkatkan Pengawasan Non Akademis, SPI Adakan Pelatihan Audit Internal

Blog Single

Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN kudus adakan Pelatihan Audit Internal untuk 30  peserta dari dosen PNS dan CPNS,Kabag, dan Kasubbag setiap unit di lingkungan IAIN Kudus, di Aula Gedung Perpustakaan Lantai IV pada Selasa (10/09/2019).

Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mundakir, M. Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa harus ada chemistry antara SPI dengan unit-unit yang ada di lingkungan IAIN Kudus. Kegiatan ini begitu penting untuk mewujudkan Good University Governance dalam hal pengawasan non akademis. Sesuai dengan amanah Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 25 Tahun 2017, tentang SPI, pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

“Kerja SPI adalah kerja kita semua, apa yang dilakuan oleh SPI adalah apa yang kita semua lakukan,” tuturnya.

Lanjutnya, dalam setiap kegiatan mulai dari cara penyerapan anggaran, pelaksanaan, hingga laporan pertanggungjawaban, menjadi suatu kesatuan pekerjaan. Maka perlu ada kesamaan pandangan mengenai hal tersebut dan saling mendukung satu dengan yang lain.

“Jika dalam keseluruhan tersebut, sudah bagus dan benar, maka kerja SPI tidak terlalu berat,” sambungnya.

Menguatkan hal tersebut, Adi Cahyadi, S.E, M.Si selaku narasumber menyampaikan bahwa keberadaan SPI di IAIN Kudus sebagai lembaga yang berkedudukan langsung di bawah perintah rektor.

“SPI akan melakukan pengawasan kepatuhan, kinerja, dan mutu non akademik di bidang SDM, perencanaan, keuangan, organisasi, teknologi informasi, dan sarana prasarana yang ada di lingkungan IAIN Kudus, dengan bermodalkan surat tugas dari rektor,” terangnya.

Lanjutnya, dengan adanya SPI mampu meminimalisir adanya temuan dalam pemeriksaan yang dilakuna Itjen atau BPK, agar mampu mereduksi nilai rupiah saldo temuan dalam pemeriksaan, serta membantu pimpinan menciptakan good university governance .

Primi Rohimi, S.Sos., M.Si selaku kepala SPI IAIN Kudus mengapresiasi dukungan dari rektor dalam pelaksanaan tugas harian, hingga terlaksananya pelatihan ini. Kehadiran peserta pelatihan yang konsen terhadap tata kelola kampus IAIN Kudus.

“Harapannya, peserta bisa mengenal tentang SPI, agar lebih menginternalisasi nilai-nilai pengawasan yang tidak hanya bagi personil SPI sendiri. Tetapi sivitas akademika pada umumnya,” pungkasnya. (Yusi-Humas IAIN Kudus)

Share this Post:

Related Posts: