Rektor IAIN Kudus Berikan Penghargaan Atlet Berprestasi di Ajang Pom Rayan dan PIONIR IX

Blog Single

Apresiasi mahasiswa berprestasi, Dr. H. Mundakir (Rektor) bersama Dr. H. Supa’at (Wakil Rektor I), Dr. Ihsan (Wakil Rektor III) dan Dr. H. Karsa Sukarsa (Kepala Biro) Institut Agama Islam Negeri Kudus  serahkan penghargaan dan uang pembinaan kepada para atlet yang berlaga di ajang POM RAYON I dan PIONIR IX 2019 di Aula Rektorat Lantai Tiga, pada Jumat (02/08/2019).

Turut hadir seluruh atlet dari berbagai cabang lomba dan official yang ikut mendampingi selama laga pertandingan berlangsung. Selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ihsan menerangkan mengenai cabang perlombaan yang telah menorehkan prestasi untuk sivitas akademika IAIN Kudus.

Dari Ajang POM RAYON, IAIN Kudus memperoleh kemenangan sebanyak  11 cabang lomba, meliputi Juara I Taekwondo Kyorugi Pemula Putri under 62 kg, Juara III Taekwondo Kyorugi Pemula Putri under 57 kg , Juara III Taekwondo Kyorugi Pemula Putri under 53 kg, Juara III  Taekwondo Kyorugi Pemula Putri under 49 kg, Juara III  Taekwondo Kyorugi Pemula Putri under 46 kg, Juara III  Taekwondo Kyorugi Prestasi Putri under 57 kg, Panjat tebing lead putra, Juara II Pencak Silat Putra B 50-55Kg, Juara III Pencak Silat Putra B 70-75Kg, Juara III Pencak Silat Seni Beregu Putri dan Juara III Voli Beregu Indoor.

“Diajang PIONIR IX 2019, kontingen IAIN Kudus memperoleh 4 kemenangn di cabang lomba, meliputi  juara  III Cipta Lagu Islami, juara harapan I  lomba Hadroh, Juara harapan I Kaligrafi dekorasi dan Juara harapan II Kaligrafi Naskah,” terang beliau.

Untuk meningkatkan prestasi mahsiswa, lanjutnya, perlu adanya kesinambungan dalam mempersiapan kegiatan mahasiswaan yang menyangkut cabang lomba yang diikuti. “ Persiapan latihan di semua cabang ini harus terjaga dengan baik, teruta untuk unit-unit kegiatan mahasiswa harus ikut bersinergi dalam laga selanjutnya, ” ujar beliau.

Hadirnya prestasi mahasiswa, menjadi kebanggan tersendiri oleh Dr. H. Mundakir selaku Rektor IAIN Kudus, beliau menerangkan, meraih prestasi yang paling penting didapatkan secara murni dan jujur. Kompetisi yang baik akan membawakan kebanggan yang lebih dan itu telah dibuktikan oleh seluruh atlet IAIN Kudus yang telah maksimal berjuang bagi kampus.

“Meskipun sarana dan prasarana penunjang kegiatan mahasiswa belum sepenuhnya memadai, seluruh peserta tak menjadikan alasan tersebut dalam menorehkan prestasi,” terang beliau .

Lanjut Rektor, untuk kegiatan yang akan datang, seluruh atlet harus mempersiapkan dengan matang. Perlu adanya latihan secara rutin, baik dan terjadwal. Kedepannya harus dibuat kegiatan yang melibatkan banyak mahasiswa.

“Jika perlu, diadakan kompetisi antar program studi, fakultas, sampai tingkatan antar pergurusn tinggi di sekitar Kabupaten Kudus. Ini bertujuan untuk membentuk karakter atlet dalam berkompetisi diajang selanjutnya,“terang beliau.

Hidayatul Muharromah salah satu mahasiswi berprestasi yang mendapatkan penghargaan menjelaskan dengan adanya kompetensi dan pembinaan lanjutan bisa digunakan untuk mencari bibit-bibit baru yang akan datang.  Dengan adanya apresiasi dari kampus kepada para atlet berprestasi berupa uang pembinaan, dapat menambah semangaat dan kegigihan dalam berlaga.

“Apresiasi dan peran kampus begitu penting dalam menanggapi prestasi mahasiswa. Semoga kedepan seluruh atlet dapat menorehkan prestasi diberbagai laga selanjutnya,” pungkas Hidayah peraih juara 3 Lomba Cipta Lagu Islami di PIONIR IX 2019. (Yusi-Humas IAIN Kudus)

Share this Post:

Gallery Foto

Gallery Thumb 1Gallery Thumb 1

Related Posts: