16 CPNS Calon Dosen IAIN Kudus Resmi Dapatkan SK

Blog Single

Raut wajah sumringah dari 16 CPNS calon dosen itu pun menjadi momen penting dalam penyerahan surat keputusan (SK) CPNS yang telah dinantikan. Penyerahan tersebut diberikan langsung oleh Supa’at selaku Wakil Rektor I IAIN Kudus Bidang Akademik, di ruang meeting lantai dua Gedung Rektorat, Jum’at (24/05/2019).

Sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Supa’at mengatakan, beliau sangat bersyukur karena beban tugas dalam mengajar mahasiswa sudah sedikit ringan. Hal tersebut dinyatakan dalam pengarahan  CPNS calon dosen sebelum penyerahan SK. Target mahasiswa baru di tahun 2019 mencapai 3500, sehingga diperlukannya dosen-dosen baru untuk mempersiapkannya.

“Sebagai Perguruan Tinggi  Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), kita dituntut untuk selalu mengembangkan kampus ini. Karena minat masyarakat terhadap perguruan tinggi Islam semakin berkembang, kita juga harus mengimbanginya dengan tenaga baru,” ungkap beliau.

Beliau menerangkan, sebelum CPNS calon dosen tersebut diangkat ke dalam jabatan fungsional dosen, maka harus menjalani tugas administratif yang ada kaitannya dengan tugas dan fungsi dosen.

“Anda (red: CPNS calon dosen) akan mendapatkan tugas untuk membantu menguatkan dan meningkatkan akreditasi di tempat yang telah ditugaskan kurang lebih dua tahun. Sambil menunggu pengangkatan PNS yang diadakan di Kementerian Agama Pusat,” terangnya. 

Prosedur pelaksanannya sesuai dengan standar, sehingga pengangkatan untuk dosen PNS dengan jabatan fungsional tidak terganggu. “ Setelah mendapatkan SK dosen PNS tersebut, akan mendapatkan tugas tri dharma perguruan tinggi untuk mengajar, penelitian, dan pengabdian,” ulas Wakil Rektor I IAIN Kudus.

Sedikitnya ada 40 CPNS yang sudah terdaftar di IAIN Kudus. 36 dari formasi dosen dan 4 untuk formasi tenaga kependidikan. Miftahul Huda, CPNS calon dosen yang sudah mendapatkan SK tersebut mengatakan, turut bersyukur dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di lingkungan kampus IAIN Kudus.

Setelah mendapatkan SK, ia pun memiliki harapan besar untuk pengembangan kampus. “Bisa ikut andil dalam membuka cakrawala ilmiah dan amaliah Islam terapan di civitas akademin IAIN kudus, khususnya untuk  mencapai asa dan cita di masa yang akan datang,” pungkas Miftahul, yang dikhususkan di bagian Fakultas Tarbiyah. (Salam/ Humas IAIN Kudus)

Share this Post:

Related Posts: