Pentingnya Diklat Revolusi Mental Bagi ASN IAIN Kudus

Blog Single

Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, mengikuti Diklat Revolusi Mental Budaya Kerja Pelayanan Bagi Perguruan Tinggi, di Aula Rektorat Lantai 3, pada hari Senin, (13/05/2019).

Acara diklat diadakan langsung oleh Balai Diklat Keagamaan Semarang, yang dikhususkan untuk ASN IAIN Kudus, mulai tanggal 13 – 18 Mei 2019. Sholikin sebagai narasumber dalam diklat mengatakan, untuk diklat di wilayah kerja jumlah peserta bisa mencapai 30-40, jika diklat reguler setiap kabupatennya hanya bisa mengirimkan dua peserta.

Integritas dalam bekerja harus mampu ditekankan dalam budaya bekerja, seperti mengadakan diklat-diklat yang mampu menunjang kinerja dari ASN.

“Bersyukurlah untuk ASN IAIN Kudus, karena diadakan diklat di wilayah kerja, sehingga banyak ASN yang mengikuti diklat penting ini,” ungkapnya.

Diklat ini sangat dibutuhkan dan penting bagi ASN di lingkungan perguruan tinggi agama, lanjutnya, agar setiap pegawai mampu memiliki kesadaran diri untuk mengubah mindset (pola pikir) dan culturalset (budaya).

Nor Hadi sebagai Wakil Rektor dua IAIN Kudus dalam sambutannya mengatakan, adanya diklat akan mampu menunjang kinerja ASN. Sehingga sesuai dengan visi dan misi dari Bapak Mundakir selaku Rektor IAIN Kudus. Beliau memiliki harapan yang begitu kuat, bawasanya ingin membawa lembaga ini menjadi lebih baik.

Harapan dari pimpinan harus diselaraskan agar mampu menjadi dorongan dan semangat bersama. “Beliau juga ingin menciptakan lembaga ini, dengan tata kelola yang lebih baik. Menjadikan lembaga birokrasi yang memiliki daya dukung untuk menciptakan akreditasi yang lebih baik,” pungkasnya. (Salam/Humas)

Share this Post:

Related Posts: