Saiful Mujab: Mengaji Al Qur`an Membutuhkan Rasa dan Kemaksimalan

Blog Single

Membaca al Qur`an yang baik dan sempurna harus senantiasa dilakukan setiap harinya. Khususnya di dalam bulan Ramadhan, intensitas dalam membaca al Qur`an pun semakin meningkat. Untuk menempuh sempurnanya dalam membaca al Qur`an, sebagian pegawai di lingkungan Instiutut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus mengadakan tadarus dan belajar membaca al Qur`an bersama.

Mohammad Zubaidi Sujiman selaku Dikoordinatori kegiatan mengatakan, kegiatan tadarus ini diadakan masjid IAIN Kudus setelah jama`ah salat Dzuhur, pada Kamis (05/09/2019).

“Inisiatif kegiatan ini agar menambahkan semangat kita dalam beribadan di bulan suci Ramadhan. Khususnya diambil di hari Kamis karena di hari tersebut ada keberkahan tersendiri,” ungkapnya. 

Selaku pemateri dalam kegiatan, Saiful Mujab, menjelaskan mengenai Qiro`ah yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam membaca al Qur`an. “Masyarakat kita, dalam membaca al Qur`an menganut Imam `Ashim Riwayat Hafsh,” ungkapnya.

Dalam membaca al Qur`an memiliki tata cara tersendiri, sesuai dengan ilmu tajwid yang digunakan. Selain itu, lanjut Mujab, dalam membaca harus menggunakan rasa dan usaha yang maksimal. Karena Allah dalam memberikan karunia di setiap hambah-Nya sesuai dengan keadaan fisik masing-masing.

“Saya pernah kedatangan murid yang ingin mengaji al Qur`an, saat membaca `alamiin yang dibaca adalah ngalamiin. Padahal mengajinya sudah ada satu tahun, namun belum bisa membaca yang baik dan benar,” ulasnya. Karena usaha yang sudah maksimal dan kekurangan fisik yang ada dalam dirinya, saya memberikan motivasi agar dirinya tidak menyerah dalam belajar membaca al Qur`an.

Materi akhir yang diulas oleh Mujab selaku dosen IAIN Kudus dan Qori` nasional, belajar al Qur`an tidak boleh berhenti begitu saja. “Saya sangat bersyukur karena dalam mendapatkan ilmu al Qur`an melalui jalur KH. Arwani Amin dan KH. Abdullah Salam. Beliau-beliau adalah orang pilihan yang mendapatkan karunia dalam mengamalkan ilmu al Qur`an. Jangan patah semangat dalam belajar al Qur`an,” pungkasnya.  

(Salam/Humas)

Share this Post:

Related Posts: