DIKPA BRIGSUS NSSI Sebagai salah satu bentuk kaderisasi di PRAMUKA IAIN KUDUS

Blog Single

Kamis, 14 Februari 2019 telah dilaksanakan Pembukaan kegiatan Pendidikan dan Latihan serta Pelantikan Anggota (DIKPA) Brigade Khusus Nogo Sosro Sabuk Inten yang ke-XXII yang bertempat di Gedung PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) IAIN Kudus. DIKPA merupakan proses awal bagi anggota Racana menjadi anggota BRIGSUS NSSI. BRIGSUS NSSI adalah pasukan khusus racana yang mana merupakan ujung tombak dari Racana. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis-Ahad, 14-17 Februari 2019 dengan tema “Menciptakan Kader Anggota BRIGSUS yang Militan dan Intelek”.

Pembukaan diikuti oleh 7 peserta putra dan 36 peserta putri, satuan tugas DIKPA BRIGSUS NSSI 2019, dan seluruh anggota BRIGSUS NSSI, serta dihadiri oleh para tamu undangan yaitu Kakak Dr.H.Ihsan, M.Ag  selaku Ka.Gudep Racana IAIN Kudus, Kakak Drs. Mohammad Afif, M.Pd.I selaku Pembina SK, Kakak Mufatihatutaubah, S,Ag., M.Pd.I selaku pembina RA, dan Kakak M. Lukman Hakim, S.Pd.I selaku pembantu pembina SK serta kakak Aifiyatur Rohmaniyah, S.Pd selaku pembantu pembina RA.

Dalam sambutannya, beliau (Ka.Mabigus) menyampaikan perihal penguatan soft skill yang sangat penting sebagai upaya penyempurnaan hard skill yang sedang di tempuh dalam dan selama perkuliahan di kelas. Mahasiswa hendaknya berbekal diri dan membekali diri dengan soft skill, yaitu berlatih dan membekali ketrampilan dan performa diri sebagai kelengkapan untuk bekal terjun di tengah masyarakat  dan bersaing di  era globalisasi  dan era kompetensi. Mahasiswa ke depan tidak lagi hanya semata-mata berharap dari selembar ijasah dengan IPK tinggi sebagai representasi hard skill, tetapi mahasiswa harus melengkapi diri dengan ketrampilan, kompetensi profesional, personal dan sosial yang handal untuk bekal bersaing meraih masa depan yang penuh dengan misteri dan disrupsi.
Mahasiswa dan alumni ke harus membekali diri dengan keberanian yang prima, keuletan dan ketangguhan diri yang mumpuni, bertanggungjawab secara penuh terhadap semua tindakan yang diambil serta memiliki kreasi dan inovasi yang tinggi.
Upaya tersebut akan semakin baik bahkan semakin sempurna jika mahasiswa IAIN Kudus berbekal dan membekali diri dengan nilai-nilai ketaqwaan, responsif terhadap lingkungan dan dunia yang terus berubah serta semakin menguatkan diri untuk berlatih berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan dan dunia secara terbuka.
Proses pelatihan BRIGSUS NOGO SOSRO SABUK INTEN, akan benar-benar menjadi wadah dan kegiatan yang sangat positif untuk menyiapkan dan membentuk mahasiswa dan alumni yang siap terjun dan bersaing di era yang penuh dengan tantangan. Seorang pramuka harus memahami makna dan pentingnya persoalan tersebut dan mahasiswa mampu menjadi  SOLUSI,,bukan menjadi bagian dari persoalan yang terjadi. Seorang Pramuka harus paham bahwa dengan taqwa,  melaksanakan perintah dan menjauhi laranganNya dan responsif terhadap keadaan serta terus berbenah dan menempa diri dengan sepenuh hati juga mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan  Akhlakul Karimah, yang dijalanunya dengan suasana diri yang senang, DI SINI SENANG, DI SANA SENANG DAN DI MANA-MANA HATINTA SENANG. Artinya, apapun yang kita lakukan, lakukanlah dengan senang, ihlas dan tawakal setelah berihtiar, tanpa melupakan akhalakul karimah. Disitulah kebaikan haqiqi akan tumbuh.

BRIGSUS !!! ..... CAKRA
RACANA !!! ..... SUKURADA
JAYALAH SELALU

Share this Post: " class="social-icon si-borderless si-facebook" onclick="javascript:window.open(this.href, '', 'menubar=no,toolbar=no,resizable=yes,scrollbars=yes,height=300,width=600');return false;" target="_blank" title="Share on Facebook">